Terlalu jauh kuberada dari Mu Terlalu dalam jurang yang harus kutempuh Terlalu takut ku menghadapi Takdirku Terlalu lemah ku menghadapi kenikmatan duniaku
Terlalu lama kuterpesona akan kehidupan dunia Terlalu kuterlena dengan janji-janji manis yang teringkari Terlalu picik pikiranku tuk menghilangkan kesunyian hati Terlalu naifku percaya dengan apa yang terlihat oleh mata ini Dan sebenarnya semua bukanlah yang sebenarnya
Aku rapuh dalam kedewasaan yang membabibuta Aku lengah dengan tidak melihat sesuatu dengan bijaksana Aku tidak mampu menolak keinginan yang berujung dosa Aku terpuruk akan himpitan kehampaan yang tak terbendung oleh jiwa Aku goyah didalam kehidupan yang tak kutau apa lagi artinya
Lalu mengapa.. Mengapa kuharus hidup kalau tangan-tangan suciMu enggan menyapaku Mengapa kuharus tetap bertahan kalau kau sudah bosan memberiku peringatan Mengapa kuharus berada didunia ini kalau tak ada lagi yang bisa mengajakku kejalan yang benar?
Kini aku menyadari ketidaksempurnaanku Menjauh dariMu dan melupakanMu Kau selalu ada dimanapun kuberada Namun aku tak pernah mensyukuri Nikmat Mu
Keluhanku, Tangisku, Kesakitanku, Kesedihanku, Kebahagiaanku Telah Kau anugerahkan selalu padaku Rangkullah aku tuk mendapatkan nikmat yang Hakiki Tidak sebentar.. Raihlah tanganku agar mata, hati dan jiwa ini Dapat melihat sesuatu dengan benar.. tanpa ada satu goresan hitam yang selalu menemaniku Tiap pagi, siang dan malam....
|
0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda